dan salam semoga selalu
tercurah kepada Rasulullah r,
kepada keluarga, shahabat serta
kepada orang-orang yang
menjadikan mereka sebagai
panutan…Amma ba'du
Diantara akhlak yang derajatnya
paling agung adalah
memberikan maaf dikala mampu,
inilah ibadah yang banyak
ditinggalkan. Selain itu, ia
merupakan bagian dari sifat-sifat
Allah dan nama-nama-Nya yang
mulia. Dialah Allah Yang Maha
suci dari segala kekurangan yang
memiliki nama Al-Afu dan Al-
Qodir, yaitu Zat Yang Maha
Memberikan maaf setelah Dia
mampu membalas perbuatan
dosa dan memberikan siksa atas
segala kemaksiatan.
Memberikan maaf dengan tanpa
kemampuan bisa jadi karena
faktor kelemahan dan paksaan,
akan tetapi memaafkan yang di
sertai dengan kemampuan untuk
membalas tidak di ragukan lagi
bahwa inilah sifat yang agung
yang dimiliki Allah, dimana
terkandung di dalamnya sifat
kesempurnaan, Dia dzat Allah
yang Maha suci yang mencintai
sifat memaafkan, Dia juga
mencintai bila melihat hamba-
Nya memberikan maaf atas
kesalahan yang dilakukan
manusia.
Keutamaan memberikan maaf
Allah (swt) berfirman tentang
keutamaan memaafkan:
وإن تعفوا وتصفحوا وتغفروا فإن الله
غفور الرحيم
"Dan jika kalian memaafkan dan
tidak memarahi serta
mengampuni (mereka) maka
sesungguhnya Allah Maha
pengampun lagi Maha
penyayang" (Qs. At Taghobun:
14)
Dan Allah I berfirman:
وليعفوا وليصفحوا ألا تحبون أن يغفر
الله لكم والله غفور رحيم
"Dan hendaklah mereka
memaafkan dan berlapang dada.
Apakah kalian tidak ingin bahwa
Allah akan mengampuni kalian?
Dan sesungguhnya Allah adalah
Maha pengampun lagi Maha
penyayang" (Qs. An Nur: 22)
Nabi r bersabda:
من كظم غيظا وهو قادر على أن ينفذه
دعاه الله -U - على رؤوس الخلائق حتى
يخيره الله من الحور ما شاء
"Barangsiapa menahan
kemarahan padahal ia mampu
memuntahkannya, maka Allah U
kelak akan memanggilnya di
hadapan makhluk-makhluk
hingga Allah memperkenankan
kepadanya untuk memilih
bidadari yang
dikehendakinya" (HR.Abu Daud,
At Tirmidzi, Ibnu Majah)
Hendaknya seorang muslim
mengetahui bahwa dengan
memberikan maaf ia akan
mendapatkan kemuliaan dari
Allah, dan semua orang akan
menghormatinya serta orang
yang menjelekkan akan datang
kepadanya untuk meminta maaf.
ادفع بالتي هي أحسن فإذا الذي بينك
وبينه عداوة كأنه ولي حميم
"Tolaklah (kejahatan itu) dengan
cara yang lebih baik, maka tiba-
tiba orang yang antaramu dan
antara dia ada permusuhan
seolah-oleh telah menjadi teman
setia" (Qs. Fussilat: 34)
Nabi r bersabda:
ما نقصت صدقة من مال, وما زاد الله
عبدا بعفو إلا عزا, وما تواضع عبد لله
إلا رفعه الله "Tidaklah shodaqoh
itu mengurangi harta, dan
tidaklah Allah menambah bagi
seorang hamba dengan sifat
memaafkan kecuali kemuliaan,
serta tidaklah seorang hamba
merendahkan diri karena Allah
melainkan Allah meninggikan
derajatnya". (HR. Muslim)
Dan Allah telah mendidik atau
mengajari Rasul-Nya kepada
akhlak yang agung ini, Allah
berfirman kepada Rasul-Nya:
خذ العفو وأمر بالمعرف وأعرض عن
الجاهلين
"Jadilah engkau pema'af dan
suruhlah orang-orang
mengerjakan yang ma'ruf serta
berpalinglah dari orang-orang
yang bodoh" (Qs.Al A'rof: 199)
Allah I berfirman:
فمن عفا وأصلح فأجره على الله
"Maka barangsiapa memaafkan
dan berbuat baik, maka
pahalanya atas (tanggungan)
Allah". (Qs. As Syuro: 40)
Rasulullah r telah memberikan
kabar gembira kepada
seseorang selama tiga hari
berturut-turut bahwa ia akan
masuk surga, padahal dia
bukanlah orang memiliki banyak
sholat, puasa dan shodaqoh, ia
juga tidak banyak melaksanakan
sholat sunnah pada malam hari
juga sholat sunnah-shalat
sunnah lainnya, akan tetapi ia
diberitahukan bahwa dia akan
masuk surga dan ia mendengar
berita tersebut secara langsung.
Ketika Ibnu Umar t meneliti
kebenaran kabar tersebut, ia
mendapatkan bahwa orang
tersebut tidak tidur melainkan ia
telah memaafkan kesalahan
manusia semuanya, ia berkata:
اللهم إني قد تصدقت بعرضي على الناس
وعفوت عمن ظلمني
"Ya Allah, sesungguhnya aku
telah mensodaqohkan
kehormatanku kepada manusia
dan aku maafkan orang yang
telah berbuat zalim kepadaku".
Hendaknya seorang muslim
rendah hati, lemah lembut,
murah hati, bertaqwa, mudah
memaafkan, dekat dengan
manusia, menyintai mereka,
dermawan, memberi nasehat,
menyadari uzur-uzur setiap
orang lain melakukan kesalahan
terhadap dirinya sambil berkata:
Bilamana terdapat tindakan
orang lain yang menimbulkan
kemarahan bagi dirinya, maka
hal dari syetan bukan dari
mereka, bahkan syetanlah yang
membujuknya dan dia juga yang
mendorong terjadinya hal
tersebut. Barangsiapa yang
berusaha mendidik dirinya
dengan ibadah seperti ini maka
ia akan hidup tenang, tidur dan
bangun dalam keadaan lega.
Imam Ibnu Qoyyim berkata:
Wahai Anak Adam!.
Sesungguhnya diantara Allah dan
dirimu terdapat berbagai
kesalahan dan dosa-dosa yang
mana tidak ada yang
mengetahuinya kecuali Dia, dan
sesungguhnya engkau senang
apabila Allah mengampuni (dosa-
dosa tersebut) bagimu, bilamana
engkau senang jika Allah
mengampuni (dosa-dosa
tersebut) bagimu, maka
maafkanlah kesalahan hamba-
hambaNya. Bilamana engkau
senang jika Allah mengampuni
dosa-dosamu, maka ampunilah
kesalahan hamba-hambaNya,
sebab suatu balasan akan sesuai
dengan jenis amal perbuatan…..
jika engkau memberikan
ampunan disini maka engkau
akan diampuni di sana… bila
engkau dendam di sini maka
akan di balas di sana, bila engkau
meminta hak disini maka dirimu
akan dituntut di sana.
Bilamana Islam telah menetapkan
hak bagi orang yang didzolimi
untuk membalas orang yang
berbuat dzalim, yaitu sebuah
kejahatan dibalas dengan
balasan yang sesuai dengan
tuntutan keadilan, maka
memberikan ampun dan maaf
tanpa terdorong untuk
membelas kedzaliman dan
menuntut secara terus-menerus,
maka itu lebih mulia dan lebih
penyayang. Allah I berfirman:
والذين إذا أصابتهم البغي هم
ينتصرون, وجزاء سيئة سيئة مثلها فمن
عفا وأصلح فأجره على الله, إنه لا يحب
الظالمين, ولمن انتصر بعد ظلمه
فأولئك ما عليهم من سبيل, إنما
السبيل على الذين يظلمون الناس
ويبغون في الأرض بغير الحق أولئك لهم
عذاب أليم, ولمن صبر وغفر إن ذلك من
عزم الأمور
"Dan (bagi) orang-orang yang
apabila mereka di perlakukan
dengan zalim mereka membela
diri. Dan balasan suatu kejahatan
adalah kejahatan yang serupa,
maka barangsiapa memaafkan
dan berbuat baik, maka
pahalanya atas (tanggungan)
Allah. Sesungguhnya Dia tidak
menyukai orang-orang yang
zalim. Dan sesungguhnya orang-
orang yang membela diri
sesudah teraniaya, tidak ada
suatu dosapun atas mereka.
Sesungguhnya dosa itu atas
orang-orang yang berbuat zalim
kepada manusia dan melampaui
batas di atas bumi tanpa hak.
Mereka itu mendapat azab yang
pedih. Tetapi orang yang
bersabar dan memaafkan
sesungguhnya (perbuatan) yang
demikian itu termasuk hal-hal
yang diutamakan". (Qs. As
Syuro:39-43)
Jangan lupa di share dan like JADILAH PEMAAF bro / sist
dan sempatkan untuk membaca yang lainnya broth..
Save url to wapmaster
dan sempatkan untuk membaca yang lainnya broth..
Save url to wapmaster
masih 0 komentar untuk JADILAH PEMAAF
Posting Komentar