Cara kerja mesin 4 tak by.arif turyadi

Simpan, Beranda , Jumat, 17 Desember 2010

Four stroke engine adalah
sebuah mesin dimana untuk
menghasilkan sebuah
tenaga memerlukan empat
proses langkah naik-turun
piston, dua kali rotasi kruk
as, dan satu putaran noken
as (camshaft).
Empat proses tersebut
terbagi dalam siklus :
Langkah hisap : Bertujuan
untuk memasukkan kabut
udara – bahan bakar ke
dalam silinder. Sebagaimana
tenaga mesin diproduksi
tergantung dari jumlah
bahan-bakar yang terbakar
selama proses pembakaran.
Prosesnya adalah ;
1. Piston bergerak dari
Titik Mati Atas (TMA)
menuju Titik Mati
Bawah (TMB).
2. Klep inlet terbuka,
bahan bakar masuk
ke silinder
3. Kruk As berputar 180
derajat
4. Noken As berputar 90
derajat
5. Tekanan negatif
piston menghisap
kabut udara-bahan
bakar masuk ke
silinder
————————————
LANGKAH KOMPRESI
Langkah Kompresi
Dimulai saat klep inlet
menutup dan piston
terdorong ke arah ruang
bakar akibat momentum
dari kruk as dan flywheel.
Tujuan dari langkah
kompresi adalah untuk
meningkatkan temperatur
sehingga campuran udara-
bahan bakar dapat
bersenyawa. Rasio kompresi
ini juga nantinya
berhubungan erat dengan
produksi tenaga.
Prosesnya sebagai berikut :
1. Piston bergerak
kembali dari TMB ke
TMA
2. Klep In menutup, Klep
Ex tetap tertutup
3. Bahan Bakar
termampatkan ke
dalam kubah
pembakaran
(combustion
chamber)
4. Sekitar 15 derajat
sebelum TMA , busi
mulai menyalakan
bunga api dan
memulai proses
pembakaran
5. Kruk as mencapai satu
rotasi penuh (360
derajat)
6. Noken as mencapai
180 derajat
————————————
LANGKAH TENAGA
Langkah Tenaga
Dimulai ketika campuran
udara/bahan-bakar
dinyalakan oleh busi. Dengan
cepat campuran yang
terbakar ini merambat dan
terjadilah ledakan yang
tertahan oleh dinding kepala
silinder sehingga
menimbulkan tendangan
balik bertekanan tinggi yang
mendorong piston turun ke
silinder bore. Gerakan linier
dari piston ini dirubah
menjadi gerak rotasi oleh
kruk as. Enersi rotasi
diteruskan sebagai
momentum menuju flywheel
yang bukan hanya
menghasilkan tenaga,
counter balance weight
pada kruk as membantu
piston melakukan siklus
berikutnya.
Prosesnya sebagai berikut :
1. Ledakan tercipta
secara sempurna di
ruang bakar
2. Piston terlempar dari
TMA menuju TMB
3. Klep inlet menutup
penuh, sedangkan
menjelang akhir
langkah usaha klep
buang mulai sedikit
terbuka.
4. Terjadi transformasi
energi gerak bolak-
balik piston menjadi
energi rotasi kruk as
5. Putaran Kruk As
mencapai 540 derajat
6. Putaran Noken As 270
derajat
————————————
LANGKAH BUANG
Exhaust stroke
Langkah buang menjadi
sangat penting untuk
menghasilkan operasi
kinerja mesin yang lembut
dan efisien. Piston bergerak
mendorong gas sisa
pembakaran keluar dari
silinder menuju pipa knalpot.
Proses ini harus dilakukan
dengan total, dikarenakan
sedikit saja terdapat gas sisa
pembakaran yang tercampur
bersama pemasukkan gas
baru akan mereduksi
potensial tenaga yang
dihasilkan.
Prosesnya adalah :
1. Counter balance
weight pada kruk as
memberikan gaya
normal untuk
menggerakkan piston
dari TMB ke TMA
2. Klep Ex terbuka
Sempurna, Klep Inlet
menutup penuh
3. Gas sisa hasil
pembakaran didesak
keluar oleh piston
melalui port exhaust
menuju knalpot
4. Kruk as melakukan 2
rotasi penuh (720
derajat)
5. Noken as
menyelesaikan 1
rotasi penuh (360
derajat)
————————————
FINISHING PENTING —
OVERLAPING
Overlap adalah sebuah
kondisi dimana kedua klep
intake dan out berada dalam
possisi sedikit terbuka pada
akhir langkah buang hingga
awal langkah hisap.
Berfungsi untuk efisiensi
kinerja dalam mesin
pembakaran dalam. Adanya
hambatan dari kinerja
mekanis klep dan inersia
udara di dalam manifold,
maka sangat diperlukan
untuk mulai membuka klep
masuk sebelum piston
mencapai TMA di akhir
langkah buang untuk
mempersiapkan langkah
hisap. Dengan tujuan untuk
menyisihkan semua gas sisa
pembakaran, klep buang
tetap terbuka hingga setelah
TMA. Derajat overlaping
sangat tergantung dari
desain mesin dan seberapa
cepat mesin ini ingin
bekerja.
manfaat dari proses
overlaping :
1. Sebagai pembilasan
ruang bakar, piston,
silinder dari sisa-sisa
pembakaran
2. Pendinginan suhu di
ruang bakar
3. Membantu exhasut
scavanging
(pelepasan gas
buang)
4. memaksimalkan
proses pemasukkan
bahan-bakar
Oke dengan mengenal
prinsip dan cara kerja mesin
4 tak, semoga dapat menjadi
pegangan awal sebelum
merencanakan modifikasi.
Mana hal yang penting untuk
dimanfaatkan agar proses
langkah tenaga bekerja
optimal. Tetap sehat … Tetap
semangat! Biar bisa
modifikasi mesin tiap hari
Quiz : Mengapa bahan bakar
tidak cenderung kembali ke
karburator saat terjadinya
proses overlaping?

Jangan lupa di share dan like Cara kerja mesin 4 tak by.arif turyadi bro / sist
dan sempatkan untuk membaca yang lainnya broth..
Save url to wapmaster

masih 0 komentar untuk Cara kerja mesin 4 tak by.arif turyadi

Posting Komentar

Entri Populer

 
powered by blogger.com and blog mobile template all rights reserved