MANFAAT AIR WUDU

Simpan, Beranda , Sabtu, 18 Desember 2010

Prof Leopold Werner von
Ehrenfels, seorang psikiater dan
sekaligus neurology
berkebangsaan Austria,
menemukan sesuatu yang
menakjubkan terhadap wudlu. Ia
mengemukakan bahwa pusat-
pusat syaraf yang paling peka
yaitu sebelah dahi, tangan, dan
kaki. Pusat-pusat syaraf tersebut
sangat sensitif terhadap air
segar. Dari sini ia
menghubungkan hikmah wudlu
yang membasuh pusat-pusat
syaraf tersebut. Ia bahkan
merekomendasikan agar wudlu
bukan hanya milik dan kebiasaan
umat Islam, tetapi untuk umat
manusia secara keseluruhan.
Dengan senantiasa membasuh
air segar pada pusat-pusat syaraf
tersebut, maka berarti orang
akan memelihara kesehatan dan
keselarasan pusat sarafnya. Pada
akhirnya Leopold memeluk
agama Islam dan mengganti
nama menjadi Baron Omar Rolf
Ehrenfels.
Ulama Fikih juga menjelaskan
hikmah wudlu sebagai bagian
dari upaya untuk memelihara
kebersihan fisik dan rohani.
Daerah yang dibasuh dalam air
wudlu, seperti tangan, daerah
muka termasuk mulut, dan kaki
memang paling banyak
bersentuhan dengan benda-
benda asing termasuk kotoran.
Karena itu, wajar kalau daerah
itu yang harus dibasuh.
Ulama tasawuf menjelaskan
hikmah wudlu dengan
menjelaskan bahwa daerah-
daerah yang dibasuh air wudlu
memang daerah yang paling
sering berdosa. Kita tidak tahu
apa yang pernah diraba,
dipegang, dan dilakukan tangan
kita. Banyak pancaindera
tersimpul di bagian muka.
Berapa orang yang jadi korban
setiap hari dari mulut kita,
berapa kali berbohong, memaki,
dan membicarakan aib orang
lain. Apa saja yang dimakan dan
diminum. Apa saja yang baru
diintip mata ini, apa yang
didengar oleh kuping ini, dan
apa saja yang baru dicium
hidung ini? Ke mana saja kaki ini
gentayangan setiap hari?
Tegasnya, anggota badan yang
dibasuh dalam wudlu ialah
daerah yang paling riskan untuk
melakukan dosa.
Organ tubuh yang menjadi
anggota wudlu disebutkan
dalam QS al-Maidah [5]:6, adalah
wajah, tangan sampai siku, dan
kaki sampai mata kaki. Dalam
hadis riwayat Muslim juga
dijelaskan bahwa, air wudlu
mampu mengalirkan dosa-dosa
yang pernah dilakukan oleh
mata, penciuman, pendengaran,
tangan, dan kakinya, sehingga
yang bersangkutan bersih dari
dosa.
Kalangan ulama melarang
mengeringkan air wudlu dengan
kain karena dalam redaksi hadis
itu dikatakan bahwa proses
pembersihan itu sampai tetesan
terakhir dari air wudlu itu (ma ’a
akhir qathr al-ma’).
Wudlu dalam Islam masuk di
dalam Bab al-Thaharah
(penyucian rohani), seperti
halnya tayammum, syarth, dan
mandi junub. Tidak disebutkan
Bab al-Nadhafah (pembersihan
secara fisik). Rasulullah SAW
selalu berusaha
mempertahankan keabsahan
wudlunya.
Yang paling penting dari wudlu
ialah kekuatan simboliknya, yakni
memberikan rasa percaya diri
sebagai orang yang ‘bersih’ dan
sewaktu-waktu dapat
menjalankan ketaatannya kepada
Tuhan, seperti mendirikan shalat,
menyentuh atau membaca
mushaf Alquran. Wudlu sendiri
akan memproteksi diri untuk
menghindari apa yang secara
spiritual merusak citra wudlu.
Dosa dan kemaksiatan
berkontradiksi dengan wudlu.

Jangan lupa di share dan like MANFAAT AIR WUDU bro / sist
dan sempatkan untuk membaca yang lainnya broth..
Save url to wapmaster

masih 0 komentar untuk MANFAAT AIR WUDU

Posting Komentar

Entri Populer

 
powered by blogger.com and blog mobile template all rights reserved