MANFAAT INFAQ

Simpan, Beranda , Sabtu, 18 Desember 2010

QS. At Taghaabun : 17
إِنْ تُقْرِضُوا اللَّهَ
قَرْضًا حَسَنًا يُضَاعِفْهُ
لَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ۚ
وَاللَّهُ شَكُورٌ
حَلِيمٌ﴿١٧ ﴾
“In tuqridhuullaha qardhan
hasanan yudhaa`ifhu lakum
wa yaghfirlakum, wallahu
syakuurun haliimun ”
”Jika kamu meminjamkan
kepada Allah pinjaman yang
baik, niscaya Allah melipat
gandakan balasannya
kepadamu dan mengampuni
kamu. Dan Allah Maha
Pembalas Jasa lagi Maha
Penyantun.”
Dari beberapa ayat di atas
Allah swt menjanjikan,
bahwa siapa saja yang
bersedia meminjamkan
kepada Allah dengan
pinjaman yang baik, niscaya
Allah swt akan melipat
gandakan penggantiannya.
Kata “Meminjamkan” disini
adalah istilah ungkapan
untuk menafkahkan harta di
jalan Allah. Bukan Allah yang
meminjam kepada kita atau
Allah meminjam harta kita.
Allah Maha Kaya, bahkan
Allahlah yang melampangkan
dan menyempitkan rezeki
kepada kita atau kepada
mereka yang di
kehendakiNya.
Kenapa Allah menggunakan
istilah “meminjamkan” ?
Marilah kita mencoba untuk
menela`ah sedikit. Jika
seseorang memberikan
sesuatu barang kepada
orang lain tentu orang yang
diberi tersebut tidak wajib
untuk mengembalikannya
karena, kata “memberikan”
mengisyaratkan lepas atau
tidak ada tanggungan lagi
bagi si penerima. Tetapi
akan lain pengertiannya jika
kita meminjamkan sesuatu
kepada orang lain. Si
peminjam berkewajiban
untuk mengembalikan
pinjaman itu dengan nilai
yang sama dengan waktu
meminjam. Tidak boleh ada
kelebihan, yang berakibat
riba, yang hukumnya di
haramkan oleh Allah swt.
Dan bagi orang beriman
segala perbuatan dan
tingkah lakunya hanya di
dasarkan karena Allah
semata. Infaq yang di
keluarkan dari hartanya dan
di serahkan kepada mereka
yang berhak bukan karena
dorongan atau pengaruh
dari siapapun juga. Tetapi
hanya karena Allah semata.
Infaq bagi mereka adalah
perintah yang harus atau
wajib dipenuhi. Tidak bisa di
tawar-tawar lagi. Dan
sesuatu yang dilakukan
karena Allah semata,
urusannya kembali kepada
Allah swt.
Allah menjanjikan akan
memberikan balasan dengan
berlipat ganda bagi mereka
yang bersedia
membelanjakan hartanya
hanya karena Allah semata.
Karena apa yang telah kita
infaq-kan tersebut akan
memperoleh ganti, yang
nantinya kita juga yang akan
menerimanya, maka kiranya
tidak berlebihan atau
bahkan sudah tepat jugalah
penggunaan kata
“ meminjamkan” di gunakan.

Jangan lupa di share dan like MANFAAT INFAQ bro / sist
dan sempatkan untuk membaca yang lainnya broth..
Save url to wapmaster

masih 0 komentar untuk MANFAAT INFAQ

Posting Komentar

Entri Populer

 
powered by blogger.com and blog mobile template all rights reserved